Tampilkan postingan dengan label Nyeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nyeri. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Juli 2015

5 Gejala Kanker yang Sering Kita Abaikan

Kanker merupakan penyakit yang cukup menyeramkan untuk kita dengar. Terkadang orang-orang yang menderita kanker baru menunjukkan gejala signifikan setelah kanker itu menyebar. Nah menurut sebuah studi  Kanker di Inggiris menunjukkan bahwa ada sebanyak 5 gejala yang dapat menjadi pertanda awal kanker.

1. Batuk yang lama dan suara serak
Batuk yang sering muncul dan hilang merupakan gejala yang sering kita temui dan berkaitan dengan alergi. Namun batuk yang lama tidak sembuh-sembuh dan diserati darah harus diwaspadai. Batuk yang lama dan disertai darah bisa saja merupakan tanda adanya kanker paru-paru, dan bisa dilakukan pemeriksaan xray untuk memastikan.

2. Nyeri yang lama dan tidak dapat dijelaskan
Kebanyakan nyeri bukan disebabkan oleh kanker, namun nyeri yang berlangsung lama harus segera dilakukan pemeriksaaan. Misalnya, Anda memiliki gejala nyeri kepala yang lama sekali, coba lakukan pemeriksaan, mungkin bukan sebuah kanker otak, namun ada baiknya segera dilakukan pemeriksaan. Nyeri yang lama pada daerah dada bisa juga merupakan tanda dari kanker paru-paru. Nyeri yang lama pada perut Anda, bisa juga merupakan tanda dari kanker ovarium.

3. Perubahan pada Tahi Lalat
Belum tentu sebuah tahi lalat baru yang bertambah besar merupakan jenis kanker kulit. Namun apabila Anda muncul gejala seperti ini tidak ada salahnya Anda melakukan konsultasi ke dokter kulit untuk melakukan pemeriksaan.

4. Pendarahan Abnormal
Pendarahan vagina yang abnormal (diluar siklus haid Anda) bisa menjadi tanda awal dari kanker serviks. Sedangkan pendarahan dari anus bisa menjadi tanda awal dari kanker usus.

5. Penurunan Berat Badan yang Tidak Normal
Kita selalu mencari cara untuk mengurangi berat badan, namun apabila terjadi penurnan berat badan yang signifikan tanpa adanya usaha untuk menurunkan berat badan dapat menjadi tanda serius. Bisa saja hal tersebut merupakan suatu jenis kanker atau tumor.

sumber - klikdokter.com

Kamis, 25 Juni 2015

5 Gerakan Sederhana Pereda Nyeri Leher

Tidak sedikit orang yang mengalami stres baik secara fisik ataupun emosional setelah menjalani rutinitas yang melelahkan sepanjang hari. Hal ini kadang-kadang memicu rasa nyeri atau pegal-pegal di beberapa bagian tubuh misalnya leher. Ya, nyeri di leher banyak dialami orang terutama yang pekerjaanya mengharuskan ia duduk berlama-lama di kursi untuk menyelasaikan tugasnya.

Jika anda termasuk orang yang sering mengalami nyeri leher, ada beberapa tips sederhana untuk mengatasinya, tanpa membutuhkan peralatan khusus. Tips-tips ini berupa gerakan-gerakan sederhana yang dinilai cukup efektif dalam meredakan pegal-pegal di sekitar leher, bahkan juga bermanfaat untuk menjaga konsentrasi.

Gerakan-gerakan sederhana yang bisa meredakan nyeri leher


1. Angkat bahu
Gerakan pertama yang harus anda lakukan adalah mengangkat kedua bahu. Sambil menarik napas, angkatlah bahu sampai mendekati telinga selama kurang lebih 3 detik. Setelah itu buanglah napa sambil menjatuhkan bahu. Ulangi hal ini sebanyak 5 kali.

2. Miringkan kepala
Secara perlahan, miringkan kepala ke arah kanan. Jatuhkan telinga kanan ke arah bahu kanan. Apabila sudah mencapai titik maksimal, lakukan gerakan yang sama di sisi berikutnya (kiri). Ulangi gerakan ini masing-masing 5 kali, namun tidak perlu lama-lama.

3. Regangkan dada
Letakkan tangan di pinggang, kemudian ambil napas dalam-dalam. Keluarkan napas secara perlahan, tundukkan kepala sampai dagu menyentuh di dada atas. Pada saat yang bersamaan, katupkan tulang belikat (bagian belakang) sehingga dada menjadi tertarik dan meregang.

4. Mengangguk
Tundukkan dagu ke dada secara perlahan selama kurang lebih 3 detik. Pastikan hanya leher yang bergerak, jangan libatkan punggung bagian atas. Setelah itu tegakkan lagi kepala, kemudian dongakkan sampai otot-otot di area kerongkongan tertari. Lakukan hal ini hingga 5 kali, namun tidak perlu lama-lama.

5. Pijat sendiri

Langkah terakhir yang bisa anda lakukan adalah memijat sendiri bahu anda. Letakkan tangan kiri di bahu kanan, kemudian miringkan kepala anda ke kiri. Pijat bahu secara ringan di titik-titik yang terasa pegal, lakukan secara perlahan. Jika sudah nyaman, ulangi gerakan ini pada sisi yang lain.

sumber - detikhealth | image : lwcmanhattan.com